Langsung ke konten utama

Postingan

Aku & Ibu "dalam sebuah goresan"

Ibu... duduklah di sampingku Lihatlah makanan apa yang kubuat untukmu Ibu... duduklah bersamaku Lihatlah aku telah belajar menulis namamu di bukuku Ibu, duduklah di dekatku dengarkan kisah tentang teman-temanku Ibu! kemarilah mendekat padaku Izinkan aku benamkan kepala ini dalam pangkuanmu, ada rasa cinta yang menyiksaku Ibu! pandangilah wajahku, lebih dekat.. Ada kata yang tak kunjung mampu kuucap, "Aku menyayangimu" Ibu... berikanlah aku senyumanmu pengokoh jiwaku yang mulai rapuh Ibu! katakan engkau menyayangiku, meski hanya satu kali seumur hidupku Ibuu... simpanlah semua celaanmu sungguh aku ingin melemparnya ke dalam kobaran api agar ia menjadi debu Ibuuu.... Peluklah aku... Betapa hatiku sangat merindukanmu Bukanlah karena engkau jauh dariku Namun... sebab jiwamu tak ada bersamaku ### Bersamailah anak-anakmu ketika ia masih ingin bersamamu Sebab masa kecil mereka hanya sekali seumur hidup, tidak akan bisa kembali, tidak akan bisa di u...

(Riview buku) Kumpulan Do'a dari Al Qur'an dan Sunnah yang Shahih

Judul              : Kumpulan Do’a dari Al Qur’an dan Sunnah yang Shahih Jml Hal           : xxx+320 Ukuran           : 10x17cm Penulis            : Yazid bin Abdul Qadir Jawas Penerbit          : Pustaka Imam Syafi’i Do’a adalah ibadah yang paling mulia, yang dilakukan oleh seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu do’a merukapakan kunci pembuka kebaikan dan penutup pintu keburukan, mendatangkan manfaat serta menolak berbagai petaka, selama do’a tersebut hanya dimohonkan kepada Allah. Setiap hamba yang berdo’a tentunya berharap do’anya akan dikabulkan, sebagaimana do’a - do’a para Rasul, para Nabi dan orang-orang shaleh yang mana do’a mereka mampu menembus langit, dikabulkan oleh Allah. ...

Riview Buku Positive Parenting

Judul     : Positive Parenting Penulis   : Mohammad Fauzil Adhim Jml Hal : 280 hlm Penerbit: Pro- U Media Bismillah, Menggabungkan ilmu kejiwaan anak dengan bingkai keilmuan syari’at Islam serta dipadukan dengan pengalaman penulis, menjadi kekhasan tersendiri dalam tulisan-tulisan Mohammad Fauzil Adhim. Termasuk dengan tulisan beliau dalam buku ini. Adapun isi buku ini dibagi penulis dalam dua tema. Pertama, hal-hal mendasar yang harus dipahami orang tua dalam pengasuhan anak yang dilabeli dengan positive parenting. Kedua, bentuk-bentuk penerapan positive parenting itu sendiri dalam pengasuhan anak. Saat membaca buku ini anda akan menemukan ada banyak hal berharga, energi positive (tentunya), dan sugesti yang kuat untuk segera memperbaiki pola asuh anda terhadap anak-anak anda. Karena gaya penulisan penulis lebih cenderung seperti ngobrol santai. Hal ini akan membuat kita betah berlama-lama membaca buku ini. Kalau bisa beres sekarang juga. Bi...

Untukmu... Suamiku

"Pilihlah lelaki yang baik agamanya. Jika marah tidak akan menghina, bila cinta akan memuliakan." (Hasan Bashri) Suatu ketika aku berbisik kepadamu, “Aku tidak bisa memasak apapun hari ini, kita beli lauk, ya..” “Mau makan apa?” “Ada Mama. Mama suka dendeng.” Engkau mengangguk mengerti. Aku merasakan pipimu yang dingin. Dingin sekali. Ya, engkau baru saja bercengkrama dengan hujan selepas shalat maghrib di mesjid. “Aku akan beli setelah shalat isya,” katamu. Tersenyum hangat untukku. Untuk yang kesekian kali aku menyusahkanmu. Namun engkau selalu tersenyum menerima setiap kesusahan itu. “Untuk istriku.” Itu frasa cinta yang selalu engkau katakan, jika aku mulai sungkan mengganggumu. Yang setiap hari bergumul dengan lelah demi kami. Aku mencintaimu... Bagaikan laron yang mengejar cahaya Aku selalu menunggumu Bagaikan tanah gersang yang menanti hujan Cinta yang tak hadir begitu saja Cinta yang tak tumbuh karena rupa Cinta yang tiba karena ...

Ukhty... Semoga Kita Berjumpa Kembali

Fulanah, seorang perempuan yang sederhana. Memancar ketulusan dari tatapan mata dan senyumannya. Ketika kami bersalaman, seolah – olah saya sudah mengenalnya sangat lama. Suatu ketika saya mendapat pesan dari seorang sahabat lama. Bahwa salah satu kawan  dekatnya ingin ikut serta dalam majelis ilmu syar’i. Kemudian terhubunglah saya dengan ukhty Fulanah tersebut. Kami berjanji untuk berjumpa di rumah saya. Biidznillah kami dimudahkan untuk bertemu dan berangkat mengaji bersama. Fulanah, seorang perempuan yang sederhana. Memancar ketulusan dari tatapan mata dan senyumannya. Ketika kami bersalaman, seolah – olah saya sudah mengenalnya sangat lama. Kami pun berangkat dengan motor masing-masing. Ia memutar motornya sangat pelan menghadap jalan keluar.  Ada ragu yang hinggap sejenak. “Kita jalan pelan – pelan saja,” ucap saya sembari mendahuluinya. Motor saya terus melaju perlahan. Fathan (5th) terlalu bahagia ikut bersama kami. Ia berceloteh riang. Bertanya ini dan it...

Balita dan Ponsel Pintar

Adakah ibu pernah mendengar atau membaca berita tentang foto seorang ibu tak berbusana masuk dalam sebuah grup chatting? Menurut teman saya yang menuturkan kisah ini, si ibu baru saja keluar kamar dari kamar mandi hanya memakai handuk saja. Kebetulan anaknya yang masih balita sedang bermain  dengan ponsel miliknya. Ibu mengira balitanya sedang mengutak atik game atau hal-hal lainnya yang dirasa sepele. Namun, setelah diperiksa ternyata beberapa foto ibu ini, yang sedang tidak berbusana masuk ke dalam sebuah grup chatting. Betapa malunya ibu ini. Kemudian meminta maaf dan keluar dari grup tersebut dengan rasa malu yang sangat.                                                   Supaya tidak terjadi hal yang sama, alangkah baiknya kita bers...

Aplikasi 4 Tahapan dalam Belajar

[Catatan Kulwap bersama Koor IIP se- Indonesia] Kemarin sore, kami mendapat pengumuman bahwa malam, pukul 20.00 akan ada rapat koordinator di grup WA. Setelah sholat Isya, saya pun mulai mantengin hp. Kuliah dibuka dengan prolog dari Bu Septi. Berisi ucapan terima kasih dan pemberitahuan bahwa akan dipakai metode kulwap terbaru di bulan Mei untuk seluruh grup kota. Dengan sistem terbalik dari kulwap sebelumnya. Jika biasanya narasumber memberikan prolog dan menjawab pertanyaan semua member. Sekarang member akan menjawab pertanyaan dari narasumber. Waaah... ide kreatif ini! Begitu pikir saya. Tiba-tiba bu septi mengatakan,  "Oke, sekarang kita simulasi disini!" Saya pun bersiap-siap, penasaran seperti apa kelanjutannya. Kemudian, Bu Septi melemparkan sebuah tema, 'fitrah belajar anak'. Yang kemudian dikerucutkan menjadi dua buah kata, ibu dan anak. Lantas, kami diminta untuk mengajukan pertanyaan dengan metode 5W+1H. Karena 5W+1H adalah cara dasar melatih int...