Kami Takut Ata

*Fiksi "Guk guk guk! Rrrrrrr! " Seekor anjing hitam menyalak keras, berusaha mencakar jendela kawat di rumah Titi dan Titan. Dua kelinci kecil itu cemas dan bersembunyi di dalam biliknya. Mereka memejamkan mata dan menutupi telinganya rapat-rapat. Tapi suara anjing itu menjadi-jadi. "Kemana orang-orang Titan? Kenapa tidak ada yang menolong kita?" Tanya Titi mulai menangis. "Ssst.. Jangan bersuara. Dia tidak akan bisa menyentuh kita" Bisik Titan. Suaranya gemetar tak kalah cemas. "Hus hus. Sana! Jangan ganggu." Terdengar suara Ata dari kejauhan. Ata melempar tulang sangat jauh. Hingga anjing itu pun tak terlihat lagi. Prang! Dukkh! Suara pintu rumah kelinci dihempas. Diikuti hentakan baskom penuh rumput di lantai. Tampaknya Ata sedang kesal. "Aku lagi aku lagi! Sekarang harusnya Zaza yang bertugas! Dia enak enakan istirahat!" Ata mejulurkan kakinya dan bersandar di dinding. Ia terus saja mengomel. (sumber p...